appolia

Archive for the ‘Kerjaan’ Category

Alasan itu selalu bisa dibuat, kan?

In Di Kantor, Kerjaan, Ragam, Sehari-hari on December 12, 2007 at 11:04 am

Ada artikel bagus, dapet dari milis (itu lho… penyanyi terkenal tahun lapan puluhan). Masih nyambung sama kesalahan kemaren (hik hik hik). Baca postingan Gloomy Day deh.
Sekarang sih programnya udah di go-live-kan.
Masalah satu telah terlewati.
Sekarang tinggal gimana caranya bisa download film korea 200 pounds beauty dari megavideo (hehehe, gak nyambung ya?).

Oya, satu hal lagi, kayaknya gw bakal sering ngepos blog gw deh. Gw baru nemu barang baru berkenaan dengan wordpress. Gw bisa posting lewat hp gw lewat http://m.wordpress.com. Hm… sama kayak di blogspot yang lewat email, kali ini gw bisa posting walopun gw berada di gunung sekalipun.

Wilujeng baca artikelnya.

——————————————————————————–

Alasan itu selalu bisa dibuat, kan?

Akan selalu saja ada alasan untuk melogiskan sebuah penolakan.
Akan selalu saja ada alasan untuk melakukan sesuatu yang tidak baik.
Akan selalu saja ada alasan, untuk sebuah kejahatan… jadi “seolah-olah”
benar. Yah jadi “seolah-olah” tepat.

Kenapa kamu kok ga dateng ke meeting ini?
Duuuh sibuk, kurang enak badan, kecapean, de el el…
Kamu ini nampaknya bener2 sibuk kerja sekali ya?
Yah begitulah
Tapi kok masih sempet jalan2, chatting, ngobrol?!?

Contoh lain….
Kenapa kok kamu ga masukin orang ini dalam teammu?
Dia ga punya pengalaman apa2, kita kan perlu orang yang memenuhi kualifikasi
dong.
Orang yang ini sangat capable kok, kenapa kamu ga terima?
Yah qta kan mau berikan kesempatan pada orang2 baru.

Kenapa kok kamu berbuat begitu “kejam” ke orang itu?
Ini demi kebaikan dia kok. Supaya dia sadar akan kesalahannya…

Kenapa kok kamu sering banget datang telat?
Bus macet, kesiangan banyak kerjaan jadi begadang sampai pagi, dan beraneka
alasan lainnya.

Sebuah alasan bisa saja logis dan bisa diterima akal sehat ketika sekali dua
kali alasan itu disampaikan. Setelah itu jika kesalahan serupa masih terjadi
berarti masalahnya bukan alasan. Masalah dah ada di tingkat karakter…

Bahkan untuk hal2 yang jelas salah, mungkin aja kalo mau dirasionalisasi dan
dilogiskan bisa kok…

Kenapa kok kamu mencuri barang orang? Itu kan dosa…
Dia terlalu kaya. Saya melakukan ini demi pemerataan pendapatan dan keadilan
sosial.

Kenapa kok kamu membunuh?
Saya tolong orang itu supaya cepat bertemu dengan Tuhan-Nya.

Kenapa kamu berpoligami?
Ini untuk mengetes kesetiaan dan kemurnian hati pasangan saya.

dan lain-lain… dan lain2…

Semuanya relatif… Meski sesungguhnya untuk sesuatu yang salah tetap
haruslah salah adanya…

Sikap yang tidak komit tetaplah tidak komit. Itu ada di masalah karakter…
Masalah ada di dalam diri orang, bukan di luar…

Perkara menolak tetaplah menolak…
Betapapun kita mencoba merasionalisasi segala sesuatu menjadi terasa logis.
Mencari-cari alasan sedemikian rupa sehingga kelihatan valid dan objektif.
Tetap saja sisi subjektivitas pastilah ada… Tidak mungkin dipungkiri, itu
wajar dan itu normal kok. Bukan untuk disembunyikan… tp faktor itu toh
masih mungkin untuk ditekan.

Ketika kamu berpikir bahwa kamu sudah cukup objektif dalam menilai orang,
yah biasanya saat itulah kamu sama sekali bersikap tidak objektif.

Terkadang saya bertanya kenapa yah ngga banyak orang mau mengakui kelemahan
diri… dan berkata…
Ini salah saya, saya akan memperbaiki diri dari posisi yang ada sekarang..
Saya keliru, maafkan saya. Yah memang jarang ada kata2 semacam itu yang
diucapkan dengan tulus, bukan sekedar basa-basi untuk menarik simpati.

Kenapa sih ya manusia harus mencari alasan?

Yah, mungkin saja karena memang manusia itu tak pernah mau disalahkan…
Lagian, untuk setiap kesalahan… alasan itu selalu bisa dibuat, kan??
seperti keadaan kepemimpinan dan masyarakat indonesia saat ini sering
membuat alasan untuk membenarkan yang salah… ayo kita mulai gerakan
kembali ke hati nurani, untuk diri sendiri, masyarakat, dan bangsa
indonesia….mari sukses bersama…

“lebih baik mengakui kelemahan dan kesalahan untuk diperbaiki, daripada
menutupi yang akan membodohkan kita terus….”

” Ayo akuilah kelemahan kita untuk kebaikan kita, Beranilah berkata jujur
walau itu menyakitkan”

Gloomy Day

In Kerjaan, Sehari-hari on December 7, 2007 at 10:38 pm

Hello Guyz (apa Gay? same thing anyway).

Cuman sharing sesuatu. Gw sekarang lagi stress berat. Gara2 salah prosedur gw dimarah2 sama orang indosat. Ya…h, lain kali kalo gw disuruh sesuatu gw bakal nagih sesuatu berupa surat keterangan ato apalah itu (HARD COPY), dan gw gak bakal ngerjain kalo cuma dikasih email fordwardan dari bapak si anu ato bentuk softcopy lainnya. Semoga bisa jadi bahan pelajaran temen2 yang lain.

Second thing. In Jakarta, setiap meter, setiap sentinya jejak2 yang ada di jakarta adalah penentu kebijakan di semua daerah atopun pulau2 seluruh Indonesia. Termasuk setiap Kubikal. Dan kemaren dari kubikal gw, gw menyebabkan wrong decission which is 1% dari karyawan Isat seluruh Indonesia (sekitar 32 orang/dalam rentangan waktu 1 jam, masuk/ assigned ke kebijakan policy bikinan gw (di log record di database lumayan besar(64)) dan gw mesti mempertanggung jawabkan itu) yang sebenarnya tugas itu masih dalam omongan dan bentuk email.

Dari situ (in conclussion), gw sadar, kalo suatu hari nanti kita mesti akan di hisab (dihitung amal baiknya either masuk surga atau bukan surga (you know what)). Kalo misalkan kejadian kesalahan (khilaf lebih tepat) itu bisa ke log sekitar 64, gimana log2 kesalah gw?

For those who know IT know this syntax:

DELETE FROM TABEL_AKTIFITAS_HARIAN WHERE JENIS = ‘DOSA’

Itu kalo di dunia. Entah nanti kalo gw diakhirat gimana. Sedangkan dari kekhilafan 1 jam aja udah ada 64 record bagaimana kalo selama seumur guwa (Sama-sama merenung dikit my friends biar lebih dramatis, jreng! jreng! jreng!).

Ya…ah gw ambil hikmahnya aja. Kalo gw gak salah sekarang, mungkin 20 tahun nanti gw akan membuat kesalahan yang lebih besar dari ini. Dan tau kenapa hal ini terjadi? Karena gw belum pernah salah tentang hal ini di masa lalu. Gw make a note for it.

So, ini sebenarnya kesalahan gw karena gw terlalu percaya (kalo emang gw beralasan ini itu, gw itungannya gw masih vendor dan kelihatan dak mau salah). Emang gw salah dan belum menyadari prosedure-nya bagaimana. So, guyz (guuyz? gayz?), kalo dimarahin orang, setidaknya ucapkan satu kata: “Ya”. Dijamin gak bakal ada kata2 lanjutan dari pada anda memperpanjang diri anda dengan beralasan.

Thats from me.

Ciyaw….

GW lagi mual-muale(s)

In Kerjaan, Terlintas on September 19, 2007 at 1:35 pm

Puasa?

Ataukah kurang tidur?

Atau Bad Mood?

Atau gwnya sendiri?!?

Gw semenjak 2 hari ini muales banget dan gak ngerjain tugas gw sebagaimana mestinya.

Gimana Cara Bikin Service di Windows

In Di Kantor, Kerjaan, Programming, Sehari-hari on September 14, 2007 at 2:15 pm

Wah gw tadi (tadi si) habis bikin service, compile terus gak tau gimana caranya buat ngejalaninnya. Jadi, setelah dibikin ketikkan perintah ini di command prompt:

C:Documents and SettingsAcer>sc create "ISMAIL" binPath= "C:Documents and Settings\AcerDesktop\Thesis\ Azmi\PollingService_src\PollingServicePollingService\bin\Debug\AzmiMailService.exe"

Kalo Sukses, dapet pesan:

[SC] CreateService SUCCESS

Untuk Menghapusnya:
sc delete ismail

Selamat Mencoba

Gara-gara Yakult

In Di Kantor, Kerjaan, Sehari-hari on August 31, 2007 at 6:08 pm

Ehm….

Ini si keliatannya bukan kabar memalukan dari gw dan juga bukan kabar gembira. Dari tadi siang gw bolak-balik WC – kompi terus. Gara-gara gw minum Yakult 5 botol sekaligus (harusnya slogan “SAYA MINUM 2!” itu gw peratiin). Soalnya kalo menurut gw rasanya Yakult  itu Endang Bambang Tiada Terbilang. Kayak asem-asem enak. Cuma ni efeknya bakteri Lactobacilus Protectus yang menguntungkan kebanyakan di pantat perut gw. Gak mencret si, cuman boker biasa.Itung-itung gw sekarang cuci perutlah.

Hah…, gila abis. Kayaknya perut gw kosong, ringan dan damai. Cacing2 jadi pada kesepian (maksud lo….oh????). Btw, gw gak ada kerjaan nih. So, dibayar 80 ribu perhari cuman main internet doang (hehehe… ketawa setan).

Btw, gw mau solat dulu… Pizzz ya, moga cerita gw berdampak pada yang lain pengen biar bokernya keluar tanpa obat pencahar…

Cheers…

Azmi

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.